Penutupan Gemarikan “Fish Education for School” dalam rangka Promosi Produk Perikanan 2018

Penutupan Gemarikan “Fish Education for School” dalam rangka Promosi Produk Perikanan 2018

Print Friendly, PDF & Email

Kegiatan Gemarikan dengan tema “Fish Education For School 2018“ dalam rangka Promosi Produk Perikanan ditutup bersamaan dengan kunjungan TK Al Irsyad Pamekasan untuk belajar tentang ikan dan manfaatnya pada hari Rabu tanggal 14 November 2018 di UPTD Balai Benih Ikan Teja Timur. Selain belajar tentang jenis-jenis ikan dan manfaatnya, acara tersebut juga dimeriahkan dengan adanya demo masak ikan dari para guru TK AL Irsyad, menangkap lele bagi siswa/i TK, senam aku suka makan ikan, tour keliling di lokasi BBI bersama putra-putri TK Al Irsyad Pamekasan serta promosi produk ikan instan bumbu siap goreng. Acara kampanye gerakan memasyarakatkan makan ikan ini sangat dihimbau oleh ibu Hj. Nina Soekarwo agar terus menggelorakan makan ikan khususnya kepada anak anak sejak usia diniselain juga merupakan instruksi presiden No.1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.

Kegiatan Fish Education For School atau Tour Eduwisata Ikan telah dilaksanakan sejak awal tahun, yaitu sekitar bulan Maret 2018 di UPTD Balai benih Ikan Teja Timur Pamekasan dengan kunjungan sekitar 6 sekolah TK di Kabupaten pamekasan diantaranya TK Nurul Hikmah, TK Pertiwi, TK Kartika (kodim), TK Kartika Bartim, Tk Nurul Hayat Teja Timur dan terakhir TK Al Irsyad dengan jumlah lebih dari 500 anak TK yang berkunjung ke BBI untuk belajar tentang ikan dan manfaatnya.

Kunjungan tersebut sesuai tema dari pihak sekolah tentang hewan. Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah yang antusias untuk lebih dalam mengenal ikan. Hal ini sangat membantu tim gemarikan untuk terus mengajak anak anak agar suka makan ikan. Dinas juga sangat mengapresiasi usulan dari pihak sekolah TK Al Irsyad untuk melakukan demo masak ikan bersama sama sehingga acara lebih berwarna tidak hanya untuk anak anak tapi juga sangat menginspirasi ibu-ibu. Ikan yang dimasak/dibakar merupakan ikan hasil BBI diantaranya ikan patin, bawal dan nila.

Antusiasme juga terlihat pada pada orang tua yang mengantarkan anak-anaknya dengan memborong ikan-ikan bumbu instan yang dipromosikan di BBI.

Ikan bumbu siap goreng yang cukup laris sejak awal dipromosikan merupakan jawaban dari kebutuhan ibu-ibu zaman sekarang yang inginnya serba mudah dan praktis. Ikan-ikan yang dibuat bumbu siap saji untuk langkah awal memang diprioritaskan untuk ikan air tawar mengingat ikan air tawar hasil budidaya merupakan alternatif untuk mengatasi tangkapan ikan yg tren-nya cenderung menurun. Kedepan mudah-mudahan akan muncul ikan-ikan krispi, atau bahkan ikan laut bumbu instan. Semoga bisa menginspirasi para pebisnis untuk mengambil kesempatan yang bersentuhan dengan kebutuhan sehingga permintaan ikan meningkat, konsumsi ikan meningkat serta menambah pendapatan pelaku usaha perikanan.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.