Kampanye Gemarikan dalam rangka Penanggulangan covid-19 bersama Arumi Bachsin

Kolaborasi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim dengan Dinas Perikanan kab Pamekasan

Selasa (28/07/2020) Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan bekerjasama dengan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Jawa Timur dan Kabupaten Pamekasan menggelar Kampanye Gemarikan Dalam Rangka Penanggulangan Dampak covid-19 di Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan.

Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk pemberian paket produk perikanan kepada 150 penerima di desa stunting dan rawan pangan, yaitu Desa Kramat, Desa Terrak, Desa Larangan Slampar dan Desa Bandaran.

Acara dihadiri langsung oleh Ketua Forikan Jawa Timur Ibu Arumi Bachsin Emil Dardak bersama Kepala Dinas DKP Provinsi bserta tim, Ibu Ketua Forikan Kabupaten Ibu Nayla Hasanah Baddrut Tamam, Ibu Wabub dan Kadis Plt Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan beserta Tim, Camat Tlanakan dan Ibu Ketua TP PKK kecamatan.

Kampanye yang menyasar sejumlah masyarakat itu bertujuan untuk mencegah kondisi gagal pertumbuhan pada anak (stunting) dan menjaga daya tahan tubuh (imun) di saat pandemi covid-19.

Ketua Forikan Pamekasan, Nayla Baddrut Tamam, mengatakan, ditengah pandemi covid-19 masyarakat harus memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Salah satunya dengan memakan ikan laut. Ia bahkan tak henti-hentinya mengajak agar masyarakat selalu memiliki asupan nutrisi guna mencegah stunting.

“Pada tahun 2019 angka stunting di Pamekasan berada dikisaran 17,75 persen. Angka ini alhamdulillah mengalami penurunan dari pada tahun 2018 yang berada pada 26,67 persen,” katanya.

Nayla Baddrut Tamam menyebutkan bahwa konsumsi makan ikan di Kabupaten Pamekasan pada tahun 2019 mencapai 39,32 kilogram per tahunnya. Sedangkan untuk tahun 2020, gemar makan ikan Kabupaten Pamekasan lebih difokuskan kepada balita stunting dan desa rawan pangan.

“Konsumsi ikan harus ditingkatkan untuk mencegah angka stunting,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Forikan Jatim, Arumi Bachsin Emil Dardak mengatakan, pihaknya memberikan bantuan 150 paket Gemar Makan Ikan yang diberikan kepada balita stunting dan warga kurang mampu. Menurut Arumi, ikan akan selalu menjadi menu wajib di setiap rumah serta menjadi budaya disetiap keluarga sehingga tingkat konsumsi ikan di Pamekasan.

“Ada 150 paket bantuan gemar makan ikan dari Jatim berupa 2 kilogram ikan segar, 3 buah masker serta ikan olahan lainnya seperti sarden dan abon, semoga ini bisa bermanfaat,” pungkas Arumi. (Adv).

Leave a Reply